Pilkada Kabupaten Bandung, Pengamat Politik : Penyelenggara Harus Transparan

Pilkada Kabupaten Bandung, Pengamat Politik : Penyelenggara Harus Transparan

Kabupaten Bandung,

Dalam pelaksanaan pilkada yang saat ini sedang berlangsung di Kabupaten Bandung, masih ada ditemukannya berkas yang perlu dilakukan perbaikan. Berkas tersebut sudah dilakukan cek verifikasi oleh KPU dan Bawaslu.

Terkait adanya dugaan ijazah yang diduga palsu atau tidak sesuai dengan berkas yang dikumpulkan salah satu calon kandidat, pengamat politik dari Universitas Nurtanio Bandung, Jamu Kertabudi mengimbau agar penyelenggara pilkada bisa transparan dalam menyampaikan informasi.

“Ketika ada berkas yang tidak sesuai, setelah dilakukan penelusuran maka harus segera memberikan informasi. Karena masyarakat harus tahu bagaimana kualitas dan kuantitas para calon pemimpin daerahnya,” kata Jamu Kertabudi.

Ketika ada hal yang ganjil seperti soal ijazah dengan nama dan nomor NIM berbeda, maka Bawaslu harus melakukan penelusuran dan disampaikan ke KPU.

“Informasi sekecil apapun mengenai pilkada ini harus jelas dan transparan. Tidak boleh disembunyikan atau terkesan ditutup-tutupi,” tegasnya.

Selain itu, Jamu Kertabudi juga mengimbau agar penyelenggara pilkada bisa lebih transparan dalam penyampaian informasi.

Seperti diketahui, dalam tahap verifikasi berkas, ternyata masih banyak yang harus dilakukan perbaikan.

“Setelah kami lakukan verifikasi berkas para bakal calon kandidat, masih ada yang harus dilakukan perbaikan. Seperti kesalahan huruf, atau nama tidak sesuai KTP dan lainnya,” kata Katua KPU Kabupaten Bandung Agus Baroya. (Tm/Sly)

%d bloggers like this: