Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung Gelar Sholat Idul Fitri dan Serahkan Remisi Khusus Idul Fitri 1445H

Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung Gelar Sholat Idul Fitri dan Serahkan Remisi Khusus Idul Fitri 1445H

Bandung, Jawa Barat

Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung hari ini menggelar acara Sholat Idul Fitri 1445 H berjamaah serta penyerahan remisi khusus kepada warga binaan, sebagai bentuk penghargaan atas perubahan perilaku yang positif di lapas tersebut. Rabu, (10/04)

Acara yang dimulai pada pukul 06.30 WIB tersebut turut dihadiri oleh Kalapas Narkotika Kelas IIA Bandung, Gumilar Budirahayu, pejabat struktural Lapas, petugas, serta warga binaan yang beragama Islam dan menerima remisi khusus Idul Fitri tahun 2024.

Dalam arahannya, Kalapas Gumilar menyampaikan pentingnya pemenuhan hak beribadah dan memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran atas kerja keras mereka, serta mengingatkan para warga binaan untuk tetap menjadi suri tauladan dan menjaga ketertiban di dalam lapas.

Selain pelaksanaan Sholat Idul Fitri, acara ini juga disemarakkan dengan khutbah yang diisi oleh Ustadz H. Jajang Mulyadi dari Kemenag Kabupaten Bandung.

Proses penyerahan remisi tersebut juga dirangkaikan dengan kegiatan serupa yang dilakukan secara virtual di Lapas Cikarang, dengan pembacaan surat keputusan remisi oleh Kasubsi Registrasi. Jumlah total remisi khusus Idul Fitri yang diserahkan sebanyak 964, terdiri dari Remisi Khusus Idul Fitri I sebanyak 960 orang dan Remisi Khusus Idul Fitri II sebanyak 4 orang.

Selanjutnya pembacaan sambutan dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat yang membacakan Sambutan Menteri Hukum dan HAM RI, selepas membacakan sambutan Kakanwil mengapresiasi kinerja seluruh Petugas Pemasayrakatan yang telah menunjukan kinerja yang sangat baik dan mengajak para warga binaan untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban serta mengikuti seluruh program diarahkan oleh para petugas.

Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang memperkuat nilai-nilai keagamaan serta memberikan penghargaan kepada warga binaan yang menunjukkan perubahan perilaku yang positif.

(Humas Lapnajel)

%d bloggers like this: