Duh, Dana Kartu Indonesia Pintar Untuk Siswa Diduga Dipotong Oknum Guru SMA

Duh, Dana Kartu Indonesia Pintar Untuk Siswa Diduga Dipotong Oknum Guru SMA

Kabupaten Bandung,

Kartu Indonesia Pintar (KIP) merupakan salah satu program pemerintah dalam mensejahterakan siswa sekolah. Tujuan dari Kartu Indonesia Pintar untuk meringankan beban orang tua dalam biaya sekolah, seperti dalam membayar buku, sepatu dan sebagainya.

Namun pada pelaksanaannya masih ada beberapa sekolah yang melakukan pemotongan langsung, dengan alasan untuk membayar tunggakan siswa tersebut. Hal ini sangat dikeluhkan oleh orang tua siswa, mengingat masih banyak keperluan dari anaknya untuk dipenuhi.

Seperti yang dikeluhkan oleh salah satu orang tua siswa SMA Negeri 1 Bojongsoang berinisial DE. Dirinya mengatakan di group whatsapp memang ada guru yang menginformasikan mengenai dana KIP.namun guru tersebut melakukan pemotongan terhadap siswa yang masih ada tunggakan.

“Informasi itu dilakukan di group WA KIP sekolah. Saya sangat keberatan, apalagi pemotongan itu langsung tidak boleh dibayar setengahnya,” jelas DE.

Sementara itu Kepala Sekolah SMA Negeri 1 H. Nunung saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya masih melakukan penelusuran guru yang melakukan pemotongan dana KIP.

“Terima kasih atas informasinya, saat ini kami masih melakukan penelusuran guru yang melakukan pemotongan dana KIP,” Jelasnya.

Untuk diketahui, pada bulan Februari tahun 2020 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menerbitkan Permendikbud 10 tahun 2020 tentang Program Indonesia Pintar (PIP). Program Indonesia Pintar (PIP) adalah bantuan berupa uang tunai, perluasan akses, dan kesempatan belajar dari pemerintah yang diberikan kepada peserta didik dan mahasiswa yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin untuk membiayai pendidikan.

Permendikbud 10 tahun 2020 tentang Program Indonesia Pintar (PIP) menjangkau Peserta Didik dari tingkat dasar hingga tingkat Perguruan Tinggi. Peserta Didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Mahasiswa adalah peserta didik pada jenjang pendidikan tinggi. (Tm/Sly)

%d bloggers like this: