Ciptakan Zero Alkohol, Ribuan Miras Dimusnahkan

Ciptakan Zero Alkohol, Ribuan Miras Dimusnahkan

Kabupaten Bandung,

Dalam menciptakan situasi aman dan kondusif, pemerintah kabupaten Bandung melakukan pemusnahan minuman keras.

Ribuan miras ini dimusnahkan dengan cara digilas menggunakan alat berat. Pemusnahan dihadiri oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna, Jajaran Forkopimda, Kasatpol PP dan juka Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung
 
“Miras yang sudah terkumpul akan dimusnahkan. Sementara jumlah minuman beralkholnya 5002 botol dan tuaknya 4600 dan obat obatan terlarang 8900, ini salah satu langkah dan upaya yang dilaksanakan oleh kasatpol pp beserta jajaran bekerjasama dengan TNI Polri, dan tentunya Kabupaten Bandung Jawa Barat,” kata Bupati Bandung Dadang Supriatna.

Dadang mengakui, memang masih ada penyebaran minuman beralkhol dan obat terlarang, sehingga pihaknya sangat mengapresiasi dari kasatpol melakukan langkah langkah upaya pengamanan dan pencegahan termasuk penggeledahan terhadap lokasi yang dituju.
 
Di tegaskan Dadang, Operasi bulan Januari sampai Juli, terus dilakukan setiap seminggu tiga kali.

“Saya lihat aktivitas kasatpol pp ini luar biasa, dan semoga ini menjadikan perhatian kepada pedagang dan pengedar, jangan sampai terjadi lagi di Kabupaten Bandung sehingga kita supporting untuk kegiatan pengamanan dan penggeledahan. Semoga menjadikam suatu pencegahan. Semenjak dini dan pada akhirnya Kabupaten Bandung zero minuman beralkohol,” tambahnya.
 
Bupati menegaskan bahwa pemerintah sudah mengeluarkan perda dan sidang Tipiring.

“Disitu ada Perda dan tipiring, dan itu selalu diberikan sanksi dan ini disampaikan kepada kejaksaan atau pengadilan untuk diputuskan bahwa itu bersalah,” tegasnya.

Ini salah satu langkah dan upaya yang dilaksanakan oleh kasatpol pp beserta jajaran bekerjasama dengan TNI Polri, dan tentunya karena Kabupaten Bandung ini memang masih ada penyebaran minuman beralkhol dan obat terlarang.

Ribuan miras dan obat-obatan ini dilakukan operasi bulan Januari sampai Juli, terus dilakukan setiap seminggu tiga kali. “Saya lihat aktivitas kasatpol pp ini luar biasa, dan semoga ini menjadikan perhatian kepada pedagang dan pengedar, jangan sampai terjadi lagi di Kabupaten Bandumg sehingga kita supportimg untuk kegiatan pengamanan dan penggeledahan semoga menjadikam suatu pencegahan semenjak dini dan pada alhirnya Kabupaten Bandung zero minuman beralkohol,” pungkasnya. (Tm)
 

%d bloggers like this: