4 Raperda Ditolak, Wakil Bupati: Itu Sah-sah Saja

4 Raperda Ditolak, Wakil Bupati: Itu Sah-sah Saja

Kabupaten Bandung,

Penolakan Rancangan Peraturan Daerah (Rapedra) mengenai tata ruang dan juga zonasi wilayah serta 2 lainnya dianggap hal yang biasa.

Wakil BUupati Bandung Gun Gun Gunawan mengatakan dalam rapat paripurna memang ada 4 raperda yang ditolak. Alasannya adalah agar pemerintah bisa mengedepankan mengenai percepatan penanganan Covid 19.

“Dalam rapat paripurna kedua ada 4 fraksi yang menolak terkait Raperda yang kita ajukan. Alasannya adalah agar pemerintah lebih mementingkan pembuatan Raperda regulasi dengan percepatan penanganan Covid 19,” kata Wakil Bupati Bandung Gun Gun Gunawan.

Menurutnya, penolakan yang diterimanya adalah hal yang biasa dan sah saja. “Penolakan itu menurut saya sah-sah saja, mereka adalah perwakilan dari rakyat. Dan kami dari eksekutif menyerahkan semuanya kepada DPRD,” jelasnya.

“Kita juga ingin melangkah sesuai dukungan dari DPRD Kabupaten Bandung,” pungkasnya.

Adapun Rancangan Peraturan Daerah yang diajukan adalah tentang perubahan atas peraturan daerah no 4 tahun 2013 tentang pengolahan air limbah domestic. Kemudian mengenai peraturan zonasi perencanaan daerah Bojong Soang dan rencana detailnya. Dan juga raperda tentang rencana detail tata ruang dan peraturan zonasi perencanaan kawasan terpadu pemukiman Tegal Luar, bahaya rentenir yang merupakan raperda inisiatip dari DPRD. (Tm/Sly)

%d bloggers like this: